Indonesia’s Most Trusted  Rating Agency

Publication Banner

Publikasi

Indonesia Sectoral Review (ISR)

Industri Energi
Akses Dibatasi Langganan

Industri Energi

Edisi: December 2025

Prospek Sektoral Energi Kami berpandangan bahwa prospek sektor energi, seperti listrik, batu bara, serta minyak dan gas, akan tetap stabil dalam jangka pendek hingga menengah, di tengah fluktuasi harga komoditas energi, yang terutama dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kondisi geopolitik serta transisi energi yang berdampak pada penawaran dan permintaan. Dalam tiga tahun terakhir, kami memperhatikan terjadi volatilitas harga komoditas energi yang signifikan, khususnya harga batubara. Pada tahun 2022, harga batubara mencapai USD400 per ton, yang didorong oleh pemulihan ekonomi paska pandemi yang diikuti oleh pemulihan pasokan yang lebih lambat. Namun, harga batubara saat ini telah kembali normal menjadi USD100 per ton sejak Februari 2025 akibat pemulihan pasokan dan transisi ke energi terbarukan. Selain itu, kami mencermati volatilitas harga minyak dan gas yang dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan peningkatan produksi. ...


Industri Layanan Kesehatan
Akses Dibatasi Langganan

Industri Layanan Kesehatan

Edisi: October 2025

Prospek Layanan Kesehatan Indonesia: Stabilitas di Tengah Pertumbuhan dan Reformasi Kami berpandangan bahwa prospek sektor layanan kesehatan akan tetap stabil, dengan pendapatan yang stabil setelah normalisasi dari pandemi. Dari sana, kami perkirakan sektor ini akan mencatat pertumbuhan stabil di kisaran satu digit menengah pada tahun 2025-2027, didorong oleh perubahan demografi, pergeseran tren penyakit, dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan layanan kesehatan berkualitas tinggi. Namun, kami juga yakin sektor ini akan menghadapi tantangan yang dapat menghambat pertumbuhan pendapatan pada tahun 2026. Kami mengantisipasi bahwa sektor layanan kesehatan akan terus menghadapi keterbatasan struktural dan tekanan efisiensi yang dapat menghambat kinerja jika tidak ditangani secara konsisten. Di sisi lain, kami berharap pemerintah dan lembaga asing akan terus memperkuat sektor ini melalui pendanaan, reformasi, dan regulasi yang mendorong akses yang adil dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk investasi. Meskipun demikian, potensi pasar yang substansial dan peran strategis layanan kesehatan dalam pertumbuhan Indonesia menjadikan sektor ini tangguh dan menjanjikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.               ...


Industri Multifinance
Akses Dibatasi Langganan

Industri Multifinance

Edisi: August 2025

PEFINDO menilai prospek industri multifinance akan tetap stabil dalam jangka dekat dan menengah, didukung oleh proyeksi pertumbuhan nasional dalam kisaran 4,9%-5,2%, tren penurunan suku bunga acuan, dan terus berkembangnya ekosistem kendaraan listrik maupun hybrid yang diiringi oleh pemberian insentif dari pemerintah. Keberlanjutan insentif yang diberikan pemerintah untuk kendaraan listrik dan hybrid menurut kami akan semakin mendukung permintaan akan kendaraan listrik, yang berujung pada peluang untuk menjadi sumber pertumbuhan bisnis bagi industri multifinance.  Namun, industri multifinance menghadapi beberapa tantangan yang signifikan, terutama terkait dengan daya beli masyarakat yang masih lemah dan perubahan perilaku dalam membeli mobil baru di tengah bermunculannya merek-merek baru, keduanya menekan penjualaan kendaraan bermotor, dan dapat berujung kepada penurunan piutang pembiayaan industri multifinance. Kondisi kualitas aset yang memburuk akan menekan pertumbuhan, di mana fokus lebih diprioritaskan untuk penyelesaian debitur bermasalah. Selain itu, kondisi harga komoditas yang cenderung menurun yang disebabkan terutama akibat kondisi oversupply dan kondisi ekonomi yang menantang menurut kami juga dapat berdampak pada semakin terbatasnya peluang ekspansi pembiayaan alat berat. Meskipun tren penurunan suku bunga lanjutan dapat terjadi pada 2025, kami melihat tantangan utama bagi industri multifinance adalah terkait dengan daya beli masyarakat yang belum pulih. Dengan demikian, kami memperkirakan proyeksi pertumbuhan piutang kelolaan bersih (NSA) Perusahaan pembiayaan akan berada pada level 6%-8% pada tahun 2025, sama dengan pertumbuhan YoY sebesar 8% pada tahun 2024. ...