Konstituen Indeks PEFINDO i-Grade Periode Semester 2-2026
30 Jun 2026Konstituen Indeks PEFINDO i-Grade Periode Semester 2-2026
PEFINDO bersama dengan BEI kembali menetapkan konstituen Indeks PEFINDO i-Grade dalam evaluasi mayor rutin untuk periode Juli-Desember 2026. Berdasarkan hasil telaah dengan menggunakan data pemeringkatan yang dimiliki oleh PEFINDO serta data perdagangan saham dari perusahaan-perusahaan yang diperingkat oleh PEFINDO dan sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka berikut ini adalah perusahaan perusahaan yang menjadi konstituen Indeks PEFINDO i-Grade untuk periode Juli sampai dengan Desember 2026:
|
Tampilan 1. Konstituen PEFINDO i-Grade periode Juli-Desember 2026 |
|||
|
No. |
Kode |
Nama Perusahaan |
Rating Perusahaan |
|
1 |
BBCA |
Bank Central Asia Tbk. |
idAAA |
|
2 |
BBNI |
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
3 |
BBRI |
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
4 |
BBTN* |
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
5 |
BJBR |
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. |
idAA |
|
6 |
BMRI |
Bank Mandiri (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
7 |
BRIS |
Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
8 |
BRPT |
Barito Pacific Tbk. |
idA+ |
|
9 |
BSDE |
Bumi Serpong Damai Tbk. |
idAA |
|
10 |
BUMI |
Bumi Resources Tbk. |
idA+ |
|
11 |
CUAN |
Petrindo Jaya Kreasi Tbk. |
idA |
|
12 |
ENRG* |
Energi Mega Persada Tbk. |
idA+ |
|
13 |
HEAL |
Medikaloka Hermina Tbk. |
idAA |
|
14 |
HRTA |
Hartadinata Abadi Tbk. |
idA+ |
|
15 |
INKP |
Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. |
idA+ |
|
16 |
ISAT |
Indosat Tbk. |
idAAA |
|
17 |
JSMR |
Jasa Marga (Persero) Tbk. |
idAA |
|
18 |
MBMA |
Merdeka Battery Materials Tbk. |
idA |
|
19 |
MDKA |
Merdeka Copper Gold Tbk. |
idA+ |
|
20 |
MEDC |
Medco Energi Internasional Tbk. |
idAA- |
|
21 |
MYOR |
Mayora Indah Tbk. |
idAA |
|
22 |
PNBN |
Bank Pan Indonesia Tbk. |
idAA |
|
23 |
PTRO |
Petrosea Tbk. |
idA+ |
|
24 |
RATU* |
Raharja Energi Cepu Tbk. |
idA |
|
25 |
SGER |
Sumber Global Energy Tbk. |
idA- |
|
26 |
SMDR |
Samudera Indonesia Tbk. |
idA+ |
|
27 |
SMGR |
Semen Indonesia (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
28 |
SMRA |
Summarecon Agung Tbk. |
idA+ |
|
29 |
TLKM |
Telkom Indonesia (Persero) Tbk. |
idAAA |
|
30 |
TPIA |
Chandra Asri Pacific Tbk. |
idAA- |
|
(*) New member of PEFINDO i-Grade for July - December 2026.
|
|||
Indeks PEFINDO i-Grade: Menjaga Stabilitas Jangka Panjang di Balik Gejolak Pasar Modal Indonesia
Sepanjang paruh pertama tahun 2026, pasar modal Indonesia mencatat dinamika yang penuh tekanan, dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik yang terjadi secara bersamaan. Tekanan pasar terutama bersumber dari meningkatnya kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di bursa domestik, yang berujung pada pembekuan rebalancing oleh penyedia indeks global dan memicu koreksi tajam pada indeks utama pada awal tahun. Kondisi ini diperparah oleh sentimen negatif dari kebijakan moneter global yang menjadi lebih hawkish, meningkatnya ketegangan geopolitik, serta aksi pelepasan portofolio oleh investor asing secara masif. Memasuki pertengahan tahun, kondisi pasar mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi seiring dengan respons kebijakan yang agresif dari otoritas terkait, mencakup penguatan transparansi kepemilikan saham, penyesuaian ketentuan free float, dan penguatan klasifikasi investor. Langkah-langkah reformasi struktural ini secara bertahap mulai membangun kembali kepercayaan pelaku pasar, baik domestik maupun asing. Di tengah volatilitas indeks yang masih tinggi, fundamental pasar modal domestik tetap terjaga, tercermin dari pertumbuhan jumlah investor yang signifikan, likuiditas transaksi harian yang terpelihara, serta mayoritas emiten yang masih membukukan kinerja keuangan positif. Dalam konteks tersebut, indeks PEFINDO i-Grade mencatat kinerja yang relatif lebih stabil untuk jangka panjang dibandingkan dengan indeks acuan lainnya seperti IHSG, LQ45, SRI-KEHATI, dan IDX30, mencerminkan ketahanan saham berperingkat kredit tinggi dalam menghadapi dinamika pasar.
Sejak periode base date (28 Desember 2012), kinerja Indeks PEFINDO i-Grade secara konsisten menunjukkan capaian outperform dibandingkan indeks-indeks saham acuan lainnya di Bursa Efek Indonesia. Tercatat, kinerja pengembalian (return) PEFINDO i-Grade masih konsisten mengungguli keempat indeks acuan lainnya. Hingga akhir Juni 2026, PEFINDO i-Grade mampu memberikan tingkat pengembalian mencapai 36,62%, sementara tingkat imbal hasil IHSG, LQ45, IDX30, dan SRI-KEHATI masing-masing adalah sebesar 30,73%, -24,75%, -15,58%, dan 19,52% sepanjang periode yang sama.
Sekilas Mengulas Tentang PEFINDO i-Grade
PEFINDO Investment Grade Index (Indeks PEFINDO i-Grade) adalah indeks harga saham yang konstituennya terdiri dari emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) yang telah mendapatkan peringkat Investment Grade dari PEFINDO. Investment Grade adalah peringkat yang diberikan oleh PEFINDO kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki rating idAAA sampai idBBB-. Faktor-faktor yang menjadi dasar dalam pemilihan konstituen Indeks PEFINDO i-Grade meliputi peringkat Investment Grade dari PEFINDO, Aspek Legal, Kapitalisasi Pasar, dan Likuiditas. Hari dasar untuk perhitungan Indeks PEFINDO i-Grade adalah pada tanggal 28 Desember 2012 dengan angka dasar 100. Indeks PEFINDO i-Grade dihitung oleh BEI dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang atas kapitalisasi pasar (Market Capitalization Weighted Average). BEI bersama PEFINDO secara rutin melakukan review atas konstituen Indeks PEFINDO i-Grade setiap 6 (enam) bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Indeks PEFINDO i-Grade diharapkan dapat memberikan gambaran kepada investor mengenai kinerja harga saham perusahaan-perusahaan yang memiliki peringkat investment grade dalam kurun waktu tertentu guna memberikan acuan (benchmark) bagi pelaku pasar modal Indonesia.

