Indonesia Credit Spotlight 2026: PEFINDO dan S&P Global Ratings Bedah Tantangan Geopolitik serta Ketahanan Domestik
21 May 2026JAKARTA, 20 Mei 2026 – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) bersama S&P Global Ratings sukses menyelenggarakan forum ekonomi bergengsi "Indonesia Credit Spotlight 2026" di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Mengangkat tema "Navigating Geopolitical Headwinds and Domestic Resilience", forum ini mempertemukan para regulator dan pakar keuangan global untuk membedah strategi menjaga kepercayaan pasar modal serta kekuatan fiskal nasional di tengah tingginya volatilitas ekonomi dunia dan konflik geopolitik, yang juga dihadiri oleh ratusan pemimpin industri, serta pelaku pasar keuangan. Acara ini dibuka oleh Direktur Utama PEFINDO, Irmawati Amran, dan ditutup oleh Ritesh Maheshwari selaku Head of Southeast Asia S&P Global Ratings.
Sesi Keynote Address diisi oleh Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Juda Agung, yang memaparkan langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan fiskal domestik. Selain itu, agenda ini menghadirkan sesi Fireside Chat bersama Arief Budiman (Managing Director Finance BPI Danantara Indonesia), yang membahas cetak biru transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta peran Sovereign Wealth Fund (SWF) tersebut terhadap lanskap ekonomi nasional.
Rangkaian panel diskusi pada forum ini diisi oleh ekonom terkemuka seperti Louis Kuijs (Chief Economist Asia-Pacific S&P Global Ratings) dan Josua Pardede (Chief Economist Permata Bank) yang dipandu oleh para analis senior serta pimpinan rating dari PEFINDO dan S&P Global Ratings. Melalui kolaborasi ini, PEFINDO berkomitmen untuk terus menjalankan peran strategisnya dalam memitigasi risiko iklim investasi, sekaligus mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang transparan, kredibel, dan tangguh di tengah dinamika global

